Rabu, 27 Mei 2009

GAUL, SYAR'I, MABDA'I

Buletin Gaul Islam
31 Mei 2004 - 12:29
Gaul, Syar'i, dan Mabda'i
Edisi 196/Tahun ke-5 (24 Mei 2004)


Eh, ikut gaul emang asyik, lho. Coz lewat pergaulan banyak informasi yang kita dapetin. Malah kita juga bisa update informasi yang kita punya. Dari perkembangan teknologi ampe gaya hidup yang lagi trendi. Dari sekadar info selebritis hingga tempat jajanan yang laris. Semuanya lengkap. Dan tentu kita bakal nge-rasa pede dalam bergaul kalo nggak ketinggalan informasi. Nggak jadi kambing congek pas sohib-sohibnya lagi ribut karena nggak nyangka Adit, akademia dari Surabaya bisa tereliminasi. Nggak cuma mupeng liat orang-orang asyik browsing and chatting . Apalagi sampe ke-bingungan pas ketiban rezeki dipinjemin Nokia Comunicator 9210i. Pokoknya, kita nggak bakal dapet julukan �pejabat gatek' alias pemuda jaman batu yang gagap teknologi. Hahahaha

Ngomong-ngomong, ada juga lho temen kita yang nggak ngerasa asyik kalo ikut gaul. Iya, katanya doi takut kebawa-bawa ama pengaruh buruk pergaulan. Karena dalam pergaulan kan bukan cuma kecanggihan teknologi, tapi ada juga gaya hidup trendi yang diadopsi dari negerinya Britney Spears. Lebih banyak Having fun daripada manfaatin masa muda. Kalo nggak ngikut, dibilangnya nggak solider. Apalagi ama temen deket. Repot banget kalo kudu nolak ajakannya. Kalo diajak makan sih mending. Nah kalo diajak ngedugem, free sex, narkoba, atawa malak. Gaswat banget kan?

Nah, sobat muda muslim. Ternyata nggak semua remaja doyan gaul. Ada yang mikir mendingan tersisihkan dari pergaulan daripada jadi korban. Pendapat ini nggak salah, karena kita nggak bisa bo'ong kalo remaja yang jadi korban salah gaul makin banyak. Tapi ada juga yang bilang justru remaja kudu gaul biar potensi dirinya berkembang. Ini juga bener. Karena sebagai makhluk sosial, sulit buat kita hidup tanpa orang lain. Lantas gimana dong?

Berikut penuturan seorang psikolog, Bpk. Zainun Mu'tadin, SPsi., MSi tentang remaja . Beliau bilang, remaja sama seperti makhluk hidup lainnya bakal melewati masa penyesuaian diri. Guru biologi kita bilang kemampuan beradaptasi. Seperti yang dilalui burung penguin hingga kulitnya tahan dingin walau nggak pake sweater atau syal.

Gitu juga yang dialami jerapah hingga lehernya panjang biar bisa makan pucuk-pucuk daun. Dalam istilah psikologi, adaptasi itu disebut adjusment . Yaitu suatu proses untuk mencari titik temu antara kondisi diri sendiri dan tuntutan lingkungan (Davidoff, 1991). Ka-rena itu karakter remaja akan sangat dipenga-ruhi oleh faktor lingkungan tempat doi beradaptasi. Catet yoo!

Nah, ternyata dari sisi teori bergaul emang penting buat remaja. Karena lewat pergaulan, remaja akan dididik secara tidak langsung untuk menyesuaikan sisi pribadi maupun sosialnya dengan lingkungan sekitar. Supaya bisa tetep diakui keberadaannya. Tapi, seperti orang bilang, teori nggak selalu berbanding lurus ama praktiknya di dunia nyata. Makanya kita kudu intip fakta pergaulan remaja biar punya sikap terbaik dalam bergaul. Yuk? Ngikuuut...!

Gaul trend masa kini

Anak gaul nggak boleh amburadul. Prinsip ini yang sering dipegang teguh ama temen-temen remaja sekarang. Bener lho. Penampilan bagi remaja setara dengan harga diri. Buruk penampilan alamat terkucil dari pergaulan. Maka-nya tren penampilan remaja nggak ada matinya. Dari gaya rambut, pakaian, sampe aksesoris semuanya kudu trendi.

Gaya rambut lurus, hitam, bebas ketombe, bebas kutu, bebas pajak, atau bebas parkir jadi impian remaji (remaja putri). Meski rambutnya kriba alias kribo abis, bukan hambatan untuk ikut kontes rambut indah sunsilk . Kalo perlu di- rebonding abis-abisan pake mobil galendong yang biasa ngeratain jalan yang mau diaspal. Untuk urusan pakaian juga sama. Basi bin kuno kalo pakaiannya nggak irit bahan, full press body , atau nggak bikin adre-nalin cowok marathon. Malah nggak sedikit yang mengamalkan lirik lagunya Tata Young yang Sexy, Naughty, Bitchy . Walah!

Anak cowok juga nggak mau ketinggalan. Penampilannya pengen kayak Samuel Rizal atau Nicholas Saputra yang termasuk 11 cowok terseksi dari layar lebar versi tabloid tv remaja, Gaul . Punya kekuatan magnet untuk menarik cewek-cewek kece. Gimana nggak, badan macho, seksi, plus camera face . Tahu kan camera face ? Itu lho tipe wajah yang mirip kamera. Baik yang pake blitz maupun yang nggak. Cocok nongkrong di etalase studio foto bareng kodak (apa kodok neh?). Hehehe�.

Gaya rambut yang trendi, pakaian yang seksi, atau badan yang macho belon pas tanpa dilengkapi aksesoris. Topi, kalung, anting, gelang, tas, arloji, ponsel, walkman, atau mp3 player. Semuanya kudu yang paling anyar bin canggih. Nggak boleh ketinggalan juga informasi terbaru seputar tokoh idola, musik, film, atau dunia olahraga. Setelah semua peralatan dan perbekalan seperti di atas udah lengkap, tiba saatnya bagi remaja en remaji untuk unjuk gigi tebar pesona. Di sekolah, kantin, perpustakaan, mal, ang-kot, mikrolet, atau metro mini. Pede banget boo!

Tapi ngomong-ngo-mong, buat apa rem-aja-remaji bela-belain penam-pilannya? Ih. Plis deh�.jangan �ppo' (pura-pura o'on) gitu dong. Ya tentu untuk menarik perha-tian lawan jenis dong. Soalnya obrolan seputar tips en trik jitu untuk curi pandang cari perhatian dari lawan jenis udah jadi menu wajib remaja di se-tiap kesempa-tan. Kan nggak enak kalo ngedugem, ngeliat konser AFI, nonton Di Sini Ada Setan the Movie, atau ngisi perut paket Hokka Irrito cuma sendiri. Asyiknya ditemenin demenan. Selain ada temen ngobrol, kali aja doi juga bisa nraktir. Matre banget neh! Bukan anak gaul namanya kalo nggak punya hasrat untuk berpacaran atau gaul bebas yang kian tanpa batas�. tas� tas�

Sobat muda muslim, nggak salah kan kalo kita bilang gaul remaja kian hari kian identik dengan gaya hidup hedonis. Gaya hidup yang mengejar kesenangan dunia semata. Materi, popularitas, dan penampilan jadi tujuan utama. Mereka cenderung untuk lebih memilih hidup enak, mewah, dan serba kecukupan tanpa harus bekerja keras. Buat yang banyak doku, bisa aja ngikutin gaya hidup ini. Tapi buat yang kere, bisa-bisa malah ikutan casting artis Patroli, Sergap, atau Tangkap .

Gaya hidup ini juga melahirkan remaja bermental instan. Nggak mau jalanin proses untuk dapetin keinginannya. Yang penting hasil. Kalo ada jalan tikus atau pintu belakang, ngapain juga susah-suah lewat depan yang dijaga satpam en kudu permisi segala. Makanya nggak heran kalo yang ikut audisi AFI dan Indonesian Idol bejibun banget demi status seorang bintang. Udah gitu, mereka juga nggak gitu peduli ama orang lain. Yang penting dirinya sukses dan segala kebutuhannya terpenuhi. EGP (Emang Gue Pikirin alias individualis) banget tuh!

Gaul syar'i tetep trendi

Sobat muda muslim, pasti kita nggak pengen dong dibilang gagap teknologi en minim informasi karena kita jarang gaul. Padahal kita yang punya peran mengembalikan kejayaan Islam dan kaum Muslimin. Bisa-bisa entar malah dianggap asing oleh umat kayak Tarzan tour ke Metropolitan. Memang, pergaulan remaja sekarang udah nggak islami. Tapi bukan berarti kita nggak gaul. Tetep aja ada kewajiban bagi kita untuk memperhatikan kondisi sodara-sodara kita. Lha, nanti kalo jadi korban per-gaulan yang salah gimana?

Nggak usah takut. Karena kita punya Islam. Ya, Islam yang kita pelajari, yakini, amalkan, dan dakwahkan bakal menjadi pelindung kita. Makanya kita sebagai remaja muslim boleh aja ikut trendi pake aksesories. Tapi dengan catatan, cuma terkait dengan hal-hal yang sifatnya mubah. Misalnya perkem-bangan teknologi. Kita nggak diharamkan punya ponsel terbaru yang bisa SMS, EMS, atau MMS plus dilengkapi kamera, radio, atau internet. Malah kita bisa kirim-kiriman sms tausyiah atau tahajjud call at the middle of the night kepada temen kita. Kan lumayan buat tabungan di akhirat.

Dalam berpenampilan pun Islam nggak mengharuskan hambanya untuk kumel, lecek bin dekil. Pokoknya bersih, suci dan diperoleh dari jalan halal. Itu sebabnya, remaja putri boleh pake kerudung bermotif bunga dihiasi renda yang bagian pinggirnya dineci. Tapi tetep kudu rapi sampai menutupi dada, nggak kayak kudung gaul yang amburadul.

Jangan lupakan juga jilbab (pakaian kurung yang longgar, tidak transparan, dan tidak ketat) yang melengkapi kerudung. Model atau desainnya silahkan bervariasi. Apa mau motif bunga, pohon, binatang, pemandangan, perumahan, atau perkotaan. Sesuai selera lah. Kainnya juga boleh �ngejreng' dan warna-warni kayak pelangi. Asal jangan tengsin aja kalo ada yang ngatain badut. Sundut terus!

Untuk anak laki juga kemana-mana nggak harus pake peci, sarung, koko plus sendal biar mencirikan muslim. Soalnya setelan kayak gitu lebih mirip anak-anak yang mo ikutan sunatan massal. Sok aja mo pake celana panjang, Levis, Lea, Pantalon, yang dipadukan kemeja atau kaos Dagadu, C59, atau H&R . Asal jangan nggak pake baju or celana aja. Buat anak laki yang punya jenggot, boleh aja dipanjangin. Tapi nggak usah dikepang kayak si Erwin Dr PM. Apalagi sampe dipakein wig atau sanggul. Biar sama-sama rambut tetep aja nggak cocok. Huhuy!

Satu lagi yang kudu kita perhatiin. Kemampuan kita untuk berpenampilan trendi atau kecang-gihan teknologi yang dipunya jangan sampe bikin kita jadi sombong atau arogan. Ingat baik-baik lho sabda Rasulullah saw. seperti ini. BIar kita juga enak gitu lho. Biar ati-ati banget dalam setiap perbuatan kita: �Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan ada kesombongan (meski hanya) seberat dzarrah. Lalu seorang sahabat bertanya, �ada kalanya seseorang menyukai pakaian yang indah dan sepatu yang bagus.� Maka Rasulullah saw. menjawab �Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan menganggap remeh orang lain.� ( HR Bukhari ).

Tetep kudu mabda'i

Bener sobat. Meskipun ikut trendi kita tetep kudu mabda'i alias ideologis. Artinya, ketika gaul tentang segala hal, jadikan sebagai informasi pelengkap untuk dianalisis dan kita sampaikan lagi ke orang lain dengan sudut pan-dang Islam. Jadi, kita dan temen-temen nggak mudah tergoda untuk ikutan tren yang nggak bener. Apalagi sampai terjerumus ke dalam pola hidup Barat yang sekuler. Nggak deh!

Makanya kita boleh nyari informasi seputar kehidupan selebritis, film baru yang lagi diputar di twenty one , atau musik yang lagi banyak digandrungi. Biar nggak ketinggalan informasi. Lebih bagus lagi kalo kita juga �ngeh' ama tren gaya hidup remaja. Kan aneh kalo kita bilang pacaran itu haram. Sementara kita nggak punya wawasan tentang asal-muasal pacaran, akibat yang ditimbulkan, dan solusi yang ditawarkan. Pokoke kudu komplit biar nggak tulalit. Jangan sampe berbelit-belit!

Gimana caranya biar tetep mabda'i? Ngaji solusinya. Tentu yang dikaji adalah Islam sebagai sebuah ideologi. Islam sebagai sebuah aturan hidup yang bisa memfilter budaya sekular dan ide-ide rusak yang berasal dari Barat. Nggak cuma itu, sebagai sebuah ideologi, Islam juga mampu membimbing kita dalam memecahkan setiap masalah yang dihadapi.

Oya, harus dipahami bahwa dalam kondisi masyarakat yang amburadul seperti sekarang ini, kita harus selektif, Bro. Buat apa tampil �gaul� kalo harus mengorbankan akidah, iya nggak seh? Mendingan perdalam Islam supaya bisa selamat dunia dan akhirat. Pelajari Islam, pahami sebagai sebuah ideologi.

Perlu kamu catet baik-baik, bahwa Islam nggak pernah kok �alergi' dengan yang namanya perkembangan jaman. Welcome aja. Nggak masalah kok. Tapi dengan catatan, perkem-bangan jaman itu wajib sesuai dengan ajaran Islam. Kalo nggak? Ke laut aja deh!

Intinya sih, kamu boleh aja gaul tren, tetep syar'i, juga mabdai. Oke? [hafidz

SUPERGIRL

Buletin Gaul Islam
19 Mei 2009 - 16:23
Supergirl!
gaulislam edisi 082/tahun ke-2 (23 Jumadil Awal 1430 H/18 Mei 2009)


Makhluk manja, cengeng, en lemah, cap kayak gitu yang sering mampir ke cewek. Cewek dinilai manja karena sering minta bantuan untuk urusan angkat berat kayak angkat meja, angkat koper, terus untuk betulin yang jangkauannya sulit kayak ganti genteng bocor, en betulin listrik. Cewek juga dinilai cengeng karena suka banget pake airmata sebagai senjata.

Para cewek pasti protes deh kalo dapetin penilaian kayak gitu. Kita nggak manja en cengeng tuh Kita nggak selalu deh ya minta bantuan untuk urusan begituan. Kita juga nggak segitu seringnya nangis. Kita tuh cewek tipe TeSA, Tegar Sampai Akhir. Hehehe…

Mungkin juga nih karena pengen nunjukin kalo cewek itu kuat maka muncul lah cewek-cewek Genk Nero. Pernah liat video aksi mereka kan? Nggak keliatan banget kalo mereka cewek manja en cengeng. Ya iya lah orang main pukul en hantam temennya sendiri tanpa belas kasihan gitu. Atau kayak para pegulat perempuan di acara semisal WWF alias Smackdown atau American Gladiator? Para cewek yang benar-benar macho!

Para cewek protes lagi neh. Kita emang tegar, tapi nggak se-macho itu kalleeee. Apalagi kalo disamain kayak para cewek Nero yang brutal, nolak mentah-mentah!
Nah, sebenarnya cewek itu kudu kayak gimana sih supaya bisa tampil sebagai cewek super? Cewek yang nggak dianggap sebelah mata tapi juga nggak jadi kayak monster? Hmmm … tipe cewek yang kayak gimana ya?

Macam-macam formula Supergirl masa kini
Kalo ditanya ke para cewek soal kriteria cewek super bisa jadi jawabannya macem-macem. Nah, menurut hasil pemantauan saya (kayak detektif aje J) yang berikut ini nih yang biasanya jadi formula para cewek untuk bisa jadi cewek super:

Formula 1: Supergirl = P+R+S+F (Keterangan: P=Pretty, R=Rich, S=Smart, F= Famous)
Bagi sebagian cewek, supergirl ataucewek super itu harus oke secara fisik (pretty), oke juga secara finansial (rich), dan tentu harus oke secara otak (smart). Dan, nggak cuma itu dia juga kudu en wajib terkenal (famous). Wah, kalo cewek bisa kayak gitu, komplit deh. Udah cantik, kaya, pinter, terkenal pula! Super!
Tapi, para cewek yang lain pasti pada protes tuh. Kalo emang itu formulanya, berarti dikit dong yang bisa. Karena kan nggak semua cewek itu dilahirkan sebagai orang kaya seperti Paris Hilton. Cantik? Itu sih relatif banget. Apalagi kalo diharuskan terkenal? Waduh butuh biaya kampanye lagi tuh supaya bisa dikenal luas. Iya kalo dibela-belain utang terus emang jadi terkenal, kalo nggak? Kan bisa giling habis. Formula kayak gini sih nggak fair deh.

Formula 2: Supergirl = C1+C2+G (Keterangan: C1=Cerdas, C2=Cantik, G=Gaul)
Buat sebagian cewek yang lain, untuk bisa dipandang sebagai cewek yang super dan nggak dipandang rendah itu nggak harus punya duit banyak. Lagian, duit juga duit ortu bukan punya sendiri. Cewek super itu kudu cewek yang cerdas seiring kecantikan paras, plus gaul gitu loh! Karena percuma aja kalo jadi cewek cantik en cerdas, nilai pelajaran selalu tinggi, tapi nggak kenal lingkungan, atau dikenal sama lingkungan, nggak pas juga. Kalo nggak gaul, bukan cewek super, karena nggak lengkap katanya.

Dan, untuk jadi gaul nggak butuh biaya kampanye. Cukup dengan memberikan senyum paling indah en tulus, sapa kiri-kanan, dan ringan tangan siap memberikan pertolongan. Nah, itu baru pas. Itu versi cewek dengan formula ini.

Formula 3: Supergirl = S1+S2+T (Keterangan: S1=Smart, S2=Sehat, T=Terawat)
Nah, ini formula yang lain untuk jadi cewek super. Formula ini dipake oleh para cewek yang menolak CANTIK dimasukkan sebagai salah satu faktor. Karena cantik itu kan relatif. Makanya nggak usah pake kata CANTIK, tapi TERAWAT. Buat para pengguna formula jenis ini cewek super itu adalah cewek yang pinter alias smart. Tapi, smart aja nggak cukup. Kalo pinter tapi tukang pingsan? Nggak deh. Makanya cewek juga kudu sehat plus terawat.

Jadi, cewek dengan formula jenis ini adalah mereka yang rajin ke perpustakaan, rajin ikut bimbingan belajar, en rajin mempelajari kembali catatan. Mereka juga rajin ke gym untuk ikut senam, en of course rajin ke salon untuk dapet perawatan, atau kalo nggak cukup dana ya rajin beli bedak dingin untuk luluran secara tradisional.

Formula 4: Supergirl = T.B.C (Keterangan: T=Tough, B=Brave, C=Calm)
Formula ini dipake biasanya oleh para cewek yang nggak suka urusan ranking sekolah atau prestasi akademik en urusan fisik dibawa-bawa. Untuk jadi super girl faktor wajah dan bodi nggak masuk itungan. Menjadi cewek super itu nggak harus pintar atau dapet nilai A atau B, tapi yang penting tough (ulet). Bukan ulet bulu lho ya. Karena, kalopun seorang cewek itu nggak pinter-pinter amat, tapi dia ulet, gigih dalam memahami pelajaran, dia juga pasti bisa dapet nilai bagus. Tambahan, cewek yang gigih bisa lebih survive dibanding cewek yang pinter, karena hidup kan nggak cuma urusan sekolah, kuliah, ranking, nilai. Hidup itu penuh dengan berbagai macam persoalan.

Cewek super juga kudu brave (berani). Berani ngadepin persoalan dan cari solusi. Bukannya lari dari persoalan, karena itu malah bikin persoalan tambahan. Tapi, nggak lupa juga, sebagai cewek unsur kelembutan (calm) tetep harus dipertahankan. Gigih, berani, bukan berarti tega main kasar kan? Gitu kalo versi para cewek formula 4.

Formula 5: Supergirl = (S+H)/R (Keterangan: S=Smart, H=Healthy, R=Religious)
Oleh para cewek yang “penganut” formula ini smart yang dimaksud nggak melulu diartikan sebagai cewek dengan IQ tinggi. Tapi, smart yang ini lebih ke kemampuan untuk memecahkan persoalan hidup. Karena percuma jadi cewek dengan IQ tinggi tapi gamang bahkan putus asa pas tertimpa permasalahan hidup. Terus juga, jadi cewek itu harus sehat, kuat, nggak gampang sakit. Jadi, aktivitas bisa terus optimal dilakukan. Plus, urusan aktivitas akal dan aktivitas fisik harus sebanding dengan kadar spiritual (religious) yang dimiliki. Contohnya nih, jangan sampe jadi cewek pinter dan kuat tapi lupa sholat. Semua aspek kudu jalan.
Tapi, kadang cewek yang ngejalanin formula ini sukanya nafsi-nafsi alias gua-gua, elo-elo. Yang penting gua udah sholat, udah puasa, udah berjilbab. Kalo ada orang lain yang nggak sholat, belum pake jilbab ya itu urusan dia sama Allah. Kita sih nggak ikut-ikutan. Kan masing-masing udah ada bagian hitungannya. Well … padahal kan Islam nggak cuma urusan individu doang, Sis. Apalagi sesama muslim itu kan bersaudara, jadi sebenarnya kudu ada aktivitas saling ngingetin juga.

Jadi Cewek CDMA Yuk!
CDMA? Apalagi tuh. Kayak henpon aja. Eit! Yang ini bukan singkatan dari Code Division Multiple Access . Tapi, CDMA itu adalah Creative, Dynamic, Master of, en Adorable personality.

Apalagi tuh? Ini formula berikutnya selain dari lima formula di atas. Formula ini bisa dipake oleh semua cewek muslim, di mana aja, kapan aja, nggak liat penampilan fisik, nggak pandang status sosial. Plus, plus, plus … cewek yang bisa menerapkan formula ini bisa jadi survivor en juga pemenang. Bahkan, dia nggak cuma selamat dan menang sendirian. Dia bisa jadi penolong orang lain sehingga bisa juga jadi pemenang.
Penasaran? Kita ulik satu-satu … yuuuuk!

Creative
Pengen jadi cewek super kudu kreatif. Kreatif nggak ada hubungannya sama nilai dan ranking sekolah. Semua cewek bisa jadi cewek yang kreatif kok. Kreativitas itu adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru yang outputnya bisa nantinya berupa aktivitas atau juga produk barang. John Kao, pengarang buku Jamming: The Art and Discipline in Bussiness Creativity, (1996), bilang, “Kita semua memiliki kemampuan kreatif yang mengagumkan, dan kreativitas bisa diajarkan dan dipelajari.”

Cateeet! Kreativitas bisa diajarkan dan dipelajari. Dan, itu emang sejalan banget dengan konsep Islam. Allah kan kasih akal ke semua manusia, termasuk para cewek. Akal itu proses berpikir yang melibatkan otak, panca indera, fakta, dan berbagai informasi yang kita udah serap selama ini. Keberadaan akal itulah yang bikin semua cewek punya peluang besar jadi cewek yang kreatif.

Tinggal temen-temen nih mau nggak memotivasi diri untuk terus belajar, mengasah akal, terus berpikir untuk cari dan bikin sesuatu yang baru. Yang pasti sesuatu yang baru itu harus yang positif ya. Halal atau haram, benar atau salahnya kudu disesuaikan dengan syari’at Islam. Pastinya dong. Akal kan anugerah Allah. Berarti gimana penggunaan akal kita jalanin kudu disesuain dengan maunya Allah.

Jangan sampe kekreativitasan kita malah bikin kita sengsara dan orang lain menderita. Kayak jenis kreativitas tangan ala koruptor dan pelaku ilegal logging, atau pemilik dan pengedar narkoba yang kreatif bikin produk baru dan mangsa baru. Naudzubillahi min dzalik.

Dynamic
Cewek super juga kudu dinamis. Nggak diem di tempat dalam artian secara fisik juga visi. Cewek super itu harus aktif dalam menjalani hal yang produktif dan positif, nggak pasif. Jadi, orang pertama yang menyuarakan dan menjalankan kebenaran.

Secara visi, dia juga bukan tipe dreamer alias pemimpi. Sekali dia punya visi tentang satu hal atau dia punya cita-cita, dia akan terus bergerak untuk mewujudkan visi dan cita-citanya. Dan, bagi muslimah sejati, nggak ada visi yang paling agung dan mulia selain tegaknya kembali syari’ah Islam di muka bumi, sehingga umat yang kini hina dan terjajah bisa kembali menjadi umat yang jaya.

Untuk bisa jadi cewek yang dinamis en aktif kayak gitu, kekuatan fisik emang harus diperhatikan. Cewek juga harus kuat! Makanya, teteplah harus perhatiin kondisi badan. Makan, istirahat udah ada porsinya masing-masing. Jangan berlebihan, jangan juga sampe men-zalimi diri sendiri.

Master of
Cewek super juga kudu jadi ahli di bidang yang dia minati atau geluti. Jangan setengah-setengah. Kalo emang minat sama ilmu pasti kayak fisika, matematika, kimia, harus jadi ahlinya. Kalo minat en suka nulis ya belajar terus sampai jadi penulis yang mumpuni. Karena kalo setengah-setengah bakal sulit buat kita untuk nerapin itu dalam kehidupan. Kan, ilmu yang bermanfaat itu yang bisa berguna untuk kehidupan, baik diri-sendiri juga orang lain, yang bikin hidup orang lain itu tercerahkan. Tercerahkan dalam arti yang hakiki yaitu ketika dengan keahlian itu kita dan orang lain jadi makin beriman dan tunduk kepada syariat Allah, bukan malah jadi orang sombong dan lupa Allah. Ketika keahlian bersanding dengan keimanan maka keahlian yang bikin bumi damai dan sejahtera insya Allah bisa jadi kenyataan.

Adorable personality
Nah, nih dia pamungkasnya. Kreatif? Udah. Dinamis? Udah. Master of? Lagi terus berjuang. Itu semua nggak bakal bertahan kalo nggak diperisai dengan kepribadian yang mengagumkan (Adorable personality). Kepribadian yang mengagumkan itu nggak bakal kita punya kalo nggak disandarkan kepada akidah kita yaitu Islam. Kita kudu konsisten berpikir dan bersikap hanya dengan sandaran syariat Islam. Nggak gampang emang, tapi kita nggak boleh nyerah untuk bisa jadi cewek super yang dicintai Allah dan dinanti oleh surgaNya, kan.

Supergirl is not an Angel
Supergirl juga manusia. Sebagai manusia pastinya nggak lepas dari kekurangan dan khilaf. Cewek super itu bukan malaikat yang bersih dari dosa. Makanya, kita tetep harus mawas diri, saling ngingetin satu sama lain, saling membesarkan hati satu sama lain. Dengan begitu mudah-mudahan para supergirl akan terus eksis dan nantinya bisa mengajak manusia kembali kepada Allah dan aturanNya, serta membebaskan bumi dan seisinya dari cengkeraman para manusia bulus, rakus, dan durjana. Sehingga berkah Allah akan turun dari langit dan muncul dari bumi seperti dulu ketika Islam jaya. Allahu Akbar! [nafiisah fb: http://nafiisahfb.co.cc]