Rabu, 12 November 2008

Opini:transgender

Ceritanya ada tugas portofolio bhs indonesia,,jd sy hrus ngasih opini tentang bbrp hal,yg sy pilih adl transgender. .
Menurut saya. .transgender,baik itu dalam konteks profesi maupun dalam konteks sebenarnya,tidaklah dibenarkan. karena hal trsebut jelas dilarang oleh norma,terutama norma agama.seorang laki2 dilarang menyerupai wanita,begitupun sebaliknya.jika dilihat dr segi norma yg berlaku secara umum di Indonesia,tidaklah pantas kita melakukan perilaku menyimpang tsb.setiap manusia,dg takdir yg ia miliki pd dirinya,memiliki kodrat hdup yg brbeda.dalam hal ini,perilaku menyerupai jenis kelamin apalagi sampai melakukan operasi,jelas2 melanggar norma agama&susila.alangkah lebih baik jk manusia mensyukuri apa yg tlh mereka miliki dg memenuhi kodratnya msg2.laki2 selayaknya melakukan apa yg lazim bagi seorang laki2 dan wanita pun mengerjakan hal yg lazim bagi seorang wanita.pintu rezeki sudah ada yg mengaturnya,tdk mutlak hanya ada 1 pintu,jk yg satu trtutup maka msh ada yg lain.jangan sampai memilih jalan mengubah kepribadian dg alasan mencari rezeki. . .
Ya. .kurang lebih bgtu isi portofolio saya. .bt yg mw ngasih kritik n saran dpersilahkn. . .hehe^^

Opini:transgender

Ceritanya ada tugas portofolio bhs indonesia,,jd sy hrus ngasih opini tentang bbrp hal,yg sy pilih adl transgender. .
Menurut saya. .transgender,baik itu dalam konteks profesi maupun dalam konteks sebenarnya,tidaklah dibenarkan. karena hal trsebut jelas dilarang oleh norma,terutama norma agama.seorang laki2 dilarang menyerupai wanita,begitupun sebaliknya.jika dilihat dr segi norma yg berlaku secara umum di Indonesia,tidaklah pantas kita melakukan perilaku menyimpang tsb.setiap manusia,dg takdir yg ia miliki pd dirinya,memiliki kodrat hdup yg brbeda.dalam hal ini,perilaku menyerupai jenis kelamin apalagi sampai melakukan operasi,jelas2 melanggar norma agama&susila.alangkah lebih baik jk manusia mensyukuri apa yg tlh mereka miliki dg memenuhi kodratnya msg2.laki2 selayaknya melakukan apa yg lazim bagi seorang laki2 dan wanita pun mengerjakan hal yg lazim bagi seorang wanita.pintu rezeki sudah ada yg mengaturnya,tdk mutlak hanya ada 1 pintu,jk yg satu trtutup maka msh ada yg lain.jangan sampai memilih jalan mengubah kepribadian dg alasan mencari rezeki. . .
Ya. .kurang lebih bgtu isi portofolio saya. .bt yg mw ngasih kritik n saran dpersilahkn. . .hehe^^
Dag-Dig-Dug Ujian Nasional
gaulislam edisi 026/tahun I (14 Rabiul Akhir 1429 H/21 April 2008)


Hari-hari gini, jantung kamu yang duduk di kelas 12 bisa jadi lagi sering berdetak keras. Dag dig dug…dher! Pastinya bukan karena dikejar utang atawa putus cinta, tapi karena jadwal Ujian Nasional (UN) udah di depan mata. Tepatnya tanggal 22-24 April, kamu-kamu bakal menghadapi ‘final battle’ yang katanya nentuin banget hasil belajar kamu selama tiga tahun di bangku SMA/SMK/MAN. Sementara itu kamu-kamu yang duduk di kelas 9, bakal ngadepin UAN pada tanggal 12-15 Mei.

Yang bikin ujian nasional kali ini beda adalah jumlah mata pelajaran yang diujikan bertambah. Tahun lalu, untuk sobat muda yang duduk di kelas 9 – atau kelas 3 SLTP — hanya 3 mata pelajaran yang diujikan. Nah, tahun ini ditambah satu mata pelajaran lagi; Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan buat kamu-kamu yang duduk di kelas 12, mata pelajaran ditambah pula. Dari yang tadinya cuma 3 kini jadi 6 mata pelajaran. So, kalian bakal diuji kemampuannya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, fisika, biologi, en kimia.

Oya, yang bikin tambah deg-degan, bukan cuma jumlah mata pelajaran yang diujikan nambah, tapi standar kelulusannya yang juga ikutan naik. Yang tadinya 5,00 kini menjadi 5,25 dengan tidak boleh ada nilai di bawah 4,25.

Nah, kalo kriteria di atas tidak tercapai, maka ada kriteria kedua yang mensyaratkan: boleh terdapat nilai 4,00 hanya pada satu mata pelajaran yang di-UN-kan, dan 5 mata pelajaran lainnya harus mencapai nilai sekurang-kurangnya 6,00 dan mencapai nilai rata-rata minimal 5,25. Kebayang betapa kerja keras kudu dikerahkan abis-abisan. Tiga mata pelajaran aja ngos-ngosan apalagi ditambah?

Bingung UN
Terus terang aja, ujian nasional, sampai hari ini masih terus jadi perdebatan. Ada kalangan yang pro dan kontra terhadap ujian nasional. Mereka yang nggak setuju dengan adanya ujian nasional di antaranya beralasan kalo UN itu nggak fair. Bayangkan, kata mereka, hasil belajar bertahun-tahun baik itu di SD, SLTP atau SLTA dengan sekian macam mata pelajaran, tapi hasilnya hanya ditentukan oleh 3 sampai 6 mata pelajaran.

Menurut mereka itu nggak adil banget. Banyak pelajar yang berprestasi, jadi jawara sepanjang tahun, tapi keok di UN. Bahkan sampai kejadian nggak lulus. Bingung, kan?

Selain itu, standar kelulusan UN juga nggak memperhatikan kualitas sekolah. Begini ceritanya, di Indonesia itu masih banyak sekolah yang ketinggalan, baik sarananya maupun jumlah dan kualitas gurunya. Bayangin, ada sekolah yang satu guru bisa ngerangkep mengajar sekian mata pelajaran. Belum lagi dengan kondisi sekolah yang memprihatinkan. Jangankan punya laboratorium, lha wong gedung sekolahnya aja ada yang ambruk. Jangankan yang jauh di pelosok daerah, di Jakarta saja ada gedung sekolah dasar (SD) yang ambruk saking udah reyot-nya.

Ya, kondisi belajar-mengajar di tanah air yang ideal belum merata. Ada sih sekolah yang udah oke, tapi nggak sedikit yang masih ketinggalan. Tentunya nggak fair kalau semua dituntut untuk lulus dengan standar yang sama. Ibarat motor bebek 2 tak disuruh adu pacu dengan Ducati-nya Casey Stoner. Pastinya tuh motor 2 tak bakal ‘pingsan’ keabisan nafas.

Yang terjadi kemudian adalah aneka kecurangan di lapangan. Banyak temen pelajar yang sudah lulus bisik-bisik kalo mereka dapat bocoran jawaban soal ujian ketika UN berlangsung. Ada yang dikirim via sms, ada yang lembaran kertas, ada juga yang diberitahu langsung jawabannya. Pelakunya? Guru-guru mereka sendiri. Waduh!

Menurut sumber yang bisa dipercaya, malah ada sekolah yang memerintahkan guru-guru mereka untuk mengoreksi hasil ujian para siswa sebelum disetor ke panitia ujian. Tujuannya tidak lain agar jumlah kelulusan di sekolah yang bersangkutan tinggi.

Tentang aneka kecurangan ini bukannya tidak ada yang melapor. Mungkin kamu masih inget ketika sejumlah guru yang idealis dari Komunitas Air Mata Guru mengadukan berbagai kecurangan saat UN berlangsung. Tapi, bukannya dihargai dan diperjuangkan, gara-gara itu sejumlah guru malah dipecat oleh sekolah tempat mereka mengajar. Sementara laporan kecurangan itu sampai sekarang nggak jelas juntrunganya. Ihik…ihik. Jadinya bener-bener banjir air mata.

Sekolah aja nggak cukup
Terus terang aja, yang namanya ujian atau ulangan bikin kita deg-degan. Apalagi ujian nasional yang nentuin kita lulus atau nggak. Banyak temen pelajar yang tegang bahkan takut menghadapi ujian nasional. Apalagi dengan standar kelulusan yang terus dinaikkin setiap tahunnya. Lha wong dengan standar rendah seperti beberapa tahun silam aja yang nggak lulu juga banyak, apalagi kalo dinaikkin.

Cerita takut nggak lulus nggak hanya dialami pelajar yang prestasi belajarnya biasa-biasa aja, apalagi yang kemampuan otaknya cekak. Tapi mereka yang berprestasi juga ikutan tegang, lho! Nggak ada jaminan kalo rapor dan ulangan harian yahud maka bakal lolos dari hadangan ujian nasional. Beberapa tahun silam, ada pelajar berprestasi di sebuah SMA di Jakarta, selalu masuk peringkat 3 besar, dapat jatah PMDK (Penelusuran Minat Dan Kemampuan) hanya bisa termangu, tidak lulus UN karena nilai matematikanya 4. Ihik…ihik.

Lebih parah lagi ada seorang pelajar yang sampe nekat bunuh diri gara-gara tidak lulus. Sebelumnya ia ingin mengikuti ujian Paket C tapi orangtuanya nggak sanggup, karena tidak punya biaya. Sang pelajar akhirnya putus asa dan nekat mengakhiri hidupnya karena malu tidak lulus sekolah. Bagaimana tanggapan pemerintah? Adem ayem tuh. Seperti kata pepatah, anjing menggonggong, kafilah berlalu.

Guyz, demi menghadapi hadangan ujian nasional, banyak temen-temen kelas 9 dan 12 yang membekali diri dengan mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. Lho, apa bimbingan guru di sekolah kurang?

Kayaknya itu yang dirasakan oleh banyak pelajar. Tanpa bermaksud merendahkan jasa bapak dan ibu guru, nggak sedikit pelajar yang ngerasa bahwa untuk menghadapi UN nggak cukup hanya mengandalkan bimbingan di sekolah. Apalagi, dirasakan oleh banyak pelajar kalo bimbel di luar sekolah itu lebih menarik, kreatif dan bervariasi latihan soalnya. Maka menjamurlah aneka bimbel di tanah air. Peminatnya pun membludak.

Peserta bimbel nggak cuma mereka yang ngerasa otaknya cekak, tapi para pelajar yang udah berprestasi juga ikut bimbel. Pasalnya mereka pasang target bukan sekadar lulus UN, tapi juga jebol SPMB ke PTN favorit mereka.

Tentu aja hal yang kayak begini menyisakan persoalan. Berarti selama ini kegiatan belajar-mengajar di sekolah jangan-jangan kurang menarik bagi siswa, kurang atraktif dan miskin latihan soal sehingga siswa milih bimbel. Waduh, gimana mau mendongkrak kelulusan?

Selain itu, ikut bimbel berarti kan pengeluaran ekstra. Dan itu relatif nggak murah. Nggak semua orangtua mampu memasukkan anaknya ke bimbel. Bagaimana dong nasib para pelajar yang ortunya nggak mampu memasukkan anaknya ke bimbel?

Perbaiki keadaan
Guyz, bagaimanapun juga ujian emang kudu ada. Pelajar harus menempuh ujian untuk mengetahui hasil belajar mereka; apakah bener-bener serius atau jangan-jangan cuma numpang ngisi absen lalu selebihnya jajan, maen, dan ngeceng. Akan tetapi ujian itu harus menyeluruh dan lengkap. Nggak cuma segelintir mata pelajaran yang diujikan, karena itu nggak mewakili seluruh mata pelajaran yang diajarkan selama bertahun-tahun.

Tapi sebelum ngomong soal ujian, seharusnya pemerintah terlebih dahulu memperbaiki dunia pendidikan. Seperti sarana sekolah; gedungnya yang layak, laboratorium yang memadai, alat-alat peraga, dan pastinya guru-guru yang berdedikasi tinggi untuk mengajar lagi berkualitas.

Terlebih lagi, tujuan pendidikan itu seharusnya menciptakan pelajar yang berkepribadian islami. Yakni insan yang cara berpikirnya Islam dan bersikapnya pun islami. Artinya pelajar tuh kudu jadi insan yang baik luar-dalam; be smart and be a good student. Sayang sekarang ini, dunia pendidikan kita baru bisa mencetak pelajar yang pinter. Ukurannya apalagi kalo bukan indeks prestasi, peringkat di kelas, dan nilai ujian nasional. Sementara itu akhlaknya dan ibadahnya belum tergarap. Banyak lho pelajar SLTA yang belum lancar baca al-Quran, belum lagi yang suka pacaran, nge-dugem, ataupun tawuran.
Nah, karena sekolah kita melulu disuruh ngejar nilai, maka orang suka ngambil jalan pintas; berbuat curang. Di antaranya ya ngebocorin soal ujian dan kunci jawabannya. Ampun!

UN juga jadi ukuran bahwa selama ini selalu hasil akhir yang diperhitungkan, bukannya proses belajar. Padahal banyak siswa baik en pinter berguguran di UN, atau hasilnya nggak bagus meski mereka jawara kelas.

Para pelajar juga dibikin mabok dengan hasil akhir UN. Maka begitu dinyatakan lulus aneka selebrasi yang nggak pantas pun digelar; coret-coretan baju, pawai keliling kota, dsb. Tanpa mereka mikir apakah selama belajar di sekolah mereka beneran belajar atau sekadar main. Atau mau ngapain juga setelah lulus sekolah. Tapi yang penting; lulus! Musibah deh.

Berjuanglah sobat!
Kita tentu kepengen kegiatan belajar mengajar itu enak dan menyenangkan. Tapi apa boleh buat inilah sekarang keadaannya. Kita belum bisa nih melepaskan diri dari keadaan yang nggak ideal, malah menyesengsarakan banyak pihak. So, buat kamu yang bentar lagi ngadepin UN, bagaimanapun kudu berjuang.
Pertama, kuatkan niat dan tekad. Yakinkan dirimu bahwa tujuan kamu bersekolah adalah menjadi insan cendekia yang bertakwa. Bahwa kamu kudu jadi muslim yang cerdas dan berguna. Sabda Nabi saw.: “Manusia yang paling utama adalah orang beriman lagi berilmu yang jika dibutuhkan bisa membantu dan jika ditinggalkan sendiri ia bisa mengurus dirinya sendiri.”

Jadi juara atau lulus UN dengan nilai tertinggi emang asyik. Tapi kalo untuk kepuasan sendiri, bukan untuk kebanggaan umat Islam itu namanya egois. So, berjuang lulus UN itu adalah untuk kebaikan kaum muslimin.

Kedua, kerja keras. Pokoke gebet abis semua materi ujian. Jika memang kamu ngerasa bimbel di sekolah kurang, nggak ada salahnya kamu juga ikut bimbel di berbagai lembaga bimbel yang ada. Tentunya pilih bimbel yang kualitasnya oke dan terjangkau pula biayanya. Tapi kudu inget jangan sampai kamu pake acara maksa-maksa ortu untuk ikut bimbel kalo ortu emang nggak punya biaya.

Lengkapi pula belajarmu dengan aneka latihan soal. Di toko-toko buku banyak lho dijual bank soal UN. Kamu bisa beli atau pinjam ke kakak kelas untuk dipakai berlatih. Tapi kalo minjem jangan lupa balikin lagi setelah ujian.

Ketiga, atur waktu dan jaga kesehatan. Jangan karena belajar keras kamu jadi lupa kontrol kesehatan dan ngatur waktu. Istirahat juga perlu, demikian pula asupan makanan bergizi. Banyak remaja yang kelewat ngotot belajar eh pas ujian ambruk; sakit.

Keempat, minta restu orangtua. Yup, dukungan orang tua perlu banget. Minta mereka mendoakan kamu agar lulus dan jadi pelajar yang oke.

Kelima, banyak mendekatkan diri kepada Allah. Bagusnya sih nggak cuma pas waktu mau UN doang. Setiap saat perbanyak ibadah dan berdoa kepadaNya. Sabda Nabi saw.:”Mintalah kepada Allah dari anugerahNya, sesungguhnya Allah senang untuk diminta.” (HR Tirmidzi)
Jangan lupa jauhi perbuatan haram dan kemaksiatan. Karena perbuatan itu bisa membuat Allah Swt. tidak ridlo, dan Dia bisa saja menggagalkan segala usahamu. So, selamat ujian! [iwan januar]


by: dudung.net
I am The Winner (motifasi menghadapi ujian atau UAN)
Oleh : dae


Seorang pecundang akan berkata “Ini mungkin, tapi sulit” sedangkan seorang pemenang akan berkata “Ini sulit, tapi mungkin”

Sekarang kita tinggal memilih, kita akan menjadi siapa? Seorang pecundang atau seorang pemenang? Seorang pecundang yang hanya dengan melihat saja sudah menyerah, pasang kuda – kuda dan dalam hitungan ketiga lari menjauh. Seorang pecundang yang patah semangat, hilang kepercayaan diri, takut, dan percaya bahwa apa yang dilakukan akan percuma saja bahkan gatot (gagal total). Ataukah seorang pemenang, seorang pemenang yang percaya bahwa dia akan berhasil, dengan semangat, usaha, kerja keras, dan do’a dia percaya mampu menaklukkan dunia. Selanjutnya? Terserah anda!

Penulis yakin bahwa semua akan memilih menjadi seorang pemenang, karena memilih menjadi pemenang atau pecundang tidak sulit, sangat mudah hanya dengan memilih. Namun dalam pelaksanaan sulit untuk diterapkan.

Hidup adalah sumber masalah, pertempuran atau bahakan medan perang yang tidak akan pernah berhenti. Sejak kita lahir hingga membaca tulisan ini, semuanya pertempuran. Pertempuran melawan ketidakmampuan, ketidakberdayaan, dan juga pertempuran melawan ketidak maha tahuan kita.

Kita tercipta menjadi seorang pemenang sayangnya kita sendiri menjadikan diri kita seorang pecundang. Bagaimana tidak waktu kita kecil kita tidak mampu berbuat apa – apa, yang bisa kita lakukan hanya menangis. Lihatlah diri kita sekarang, kita bisa berjalan bahkan berlari, kita bisa makan bahkan membuat makanan, kita bisa berbicara bahkan bernyanyi. Coba banyangkan apa yang akan terjadi apabila sejak kita terlahir kita menjadi seorang pecundang yang takut belajar berjalan karena takut jatuh, yang takut makan sendiri karena takut belepotan dan ketakutan – ketakutan yang lain. Mungkin manusia akan punah karena tak mampu berbuat apa – apa.

Apabila kita tercipta menjadi seorang pemenang, mengapa kita rubah diri kita menjadi seorang pecundang. Pecundang yang mencari kambing hitam atas kesalahannya, pecundang yang bila diberi penghalang akan berbalik arah, pecundang yang selalu mencari jalan pintas atas semua kesulitan, pecundang yang ingin sukses tanpa kerja keras dan pecundang yang selalu menunggu keajaiban turun dari langit.

Salah satu rintangan akan kita hadapi [UAS, UAN, Ujian semester], satu rintangan yang sangat mudah dibandingkan rintangan – rintangan yang akan kita hadapi dihari yang akan datang. Inilah saatnya kita menentukan menjadi siapakah kita? Seorang pecundang atau menjadi seorang pemenang? Pemenang yang dengan sepenuh hati percaya bahwa dia akan menang, pemenang yang sadar bahwa keajaiban tidak datang dengan sendirinya melainkan dengan usaha dan kerja keras, pemenang yang tidak akan berbalik arah hanya karena ada penghalang didepannya, pemenang yang tidak akan bingung tuk mencari jalan pintas karena dia tahu dia berada di jalan yang benar, pemenang yang selalu menambah bekalnya untuk menemani perjalanannya, dan pemenang yang tidak akan membohongi diri sendiri dan orang lain tuk berbuat curang.

Jika kita memilih menjadi pemenang, masih ada waktu tuk menyiapkan semua bekal, masih ada waktu tuk menyingkirkan semua rintangan, masih ada waktu tuk mengubah pikiran kita terutama tentang apa yang kita pikirkan tentang diri kita.

And the last:
U ar what u think! So, u must believe that u ar the winner!! If u believe it, u’ll be the big winner!!
S’mangat!!

by: dudung.net
Obama dan Oma Irama
gaulislam edisi 046/tahun I (8 Ramadhan 1429 H/8 September 2008)


Di Amrik sono, rakyatnya sedang mengharu-biru. Tengah tampil calon pemimpin yang ditunggu-tunggu banget oleh mereka; Barack Obama. Meski pemilu di Amrik belum dimulai, tapi banyak orang dan banyak media massa di Amrik yang udah kepincut ama Barack Obama. Masih muda, cerdas, jago pidato, dan — yang paling disuka rakyat AS — anti-perang. Beda banget dengan apa yang dilakukan pendahulunya, George Bush Jr. dari Partai Republik.

Tampil beda
Kehebatan Obama udah dimulai dengan terlebih dahulu mengalahkan kandidat capres sesama Partai Demokrat. Nggak tanggung-tanggung, yang dibikin keok adalah mantan first lady – ibu negara – Amerika Serikat; Hillary Clinton. Tapi Obama sukses merebut banyak suara dari para pendukung Partai Demokrat untuk menjadi satu-satunya capres mereka di ajang pemilu nanti.

Sekarang, Obama udah dijagokan bakal mengalahkan kandidat capres dari Partai Republik, McCain. Dalam konvensi Partai Demokrat yang baru berakhir minggu lalu, pidato Barack Obama dipuji banyak orang. Sejumlah orang terharu dan menangis. Dan tiap menit khalayak melakukan standing ovation dan bertepuk tangan.

Konvensi Partai Demokrat di AS, menyedot banyak rakyat Amrik yang antusias. Sekitar 84 ribu orang datang menyongsong Obama. Stasiun televisi CNN menayangkan acara tersebut, yang diisi pidato tokoh-tokoh Demokrat, mantan Presiden AS Bill Clinton, John Kerry, cawapres Joe Biden dan pastinya capres Obama, tanpa jeda. Ada yang bilang itu berarti acara ini lebih ‘hebat’ ketimbang American Idol dan Anugerah Oscar. Ya iyyalah!

Kenapa Barack Obama segitu memesona banyak orang di Amrik? Pertama, jelas peran tim suksesnya yang sukses jual kecap kehebatan Obama. Sering diceritain kalo Barack Obama ini rajin mengunjungi dan membela rakyat miskin, ngajarin pentingnya politik kepada kaum muda, dsb.

Kedua, Obama masih muda dan enerjik. Sementara lawannya McCain udah tua. Banyak warga AS yang menaruh harapan pada Obama yang muda, yang dipercayai bisa bikin perubahan. Maka banyak yang menyamakan Obama sama presiden J.F. Kennedy yang jadi presiden termuda di AS. Kebetulan keduanya dari Partai Demokrat.

Tapi kan Obama berkulit hitam? Itu memang sempat meragukan banyak kalangan. Soalnya dalam sejarah, belum ada satupun presiden AS yang berkulit hitam. Bahkan dulunya warga kulit putih AS giat memperbudak warga kulit hitam. Dan sampe hari ini, warga kulit hitam masih belum sepenuhnya lho setara dengan warga kulit putih. Nah, Obama diharapkan jadi terobosan baru di Amrik. Bahwa orang kulit hitam juga bisa jadi presiden.

Ketiga, Obama tampil di saat rakyat Amerika udah kesel banget sama pemimpin mereka dari Partai Republik, George Bush Jr. Itu orang gemar banget menebar perang atas nama ‘melawan terorisme’. Setelah serangan terhadap gedung WTC 11 September 2001, pemerintah Bush melancarkan banyak ancaman perang buat siapa saja dan negara mana saja yang dituduh mendukung terorisme (maksudnya melawan kepentingan Amrik).

So, atas nama demokrasi dan anti-terorisme, Afghanistan dan Irak diterjang. Hasilnya? Jutaan rakyat Irak yang tak bersalah – termasuk anak-anak, wanita dan orang tua – tewas disambar rudal dan peluru tentara koalisi pimpinan AS. Sebelumnya, sekitar 3 juta rakyat Irak sudah mati duluan karena embargo ekonomi oleh PBB. Alasannya Irak dicurigai punya senjata pemusnah massal berupa nuklir dan senjata biologis serta kimia. Semua kebijakan pembunuhan itu pastinya atas usulan Amrik, dong!

Di Indonesia, tekanan Amerika Serikat juga kerasa banget. Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir adalah buah tekanan AS kepada pemerintah di sini. Begitupula pembentukan satuan keamanan antiteror Densus 88 adalah atas prakarsa dan bantuan Amrik.

Nah, akibat kelewat getol menekan bangsa-bangsa lain, ekonomi Amerika hancur lebur. Kemiskinan dan pengangguran meningkat dibanding era kepresidenan Bill Clinton. Selain itu, banyak orang tua di AS yang benci kepada Bush karena anak-anaknya yang menjadi tentara mati sia-sia di medan perang Irak dan Afghanistan. Apalagi sampai hari ini Bush ngotot untuk tidak menarik pasukan AS dari dua negara itu.

Makanya, Obama yang punya program beda jadi harapan baru rakyat AS. Obama berjanji bakal menarik pasukan AS dari Irak, mengurangi pajak untuk para pekerja AS, membangun sekolah-sekolah yang berkualitas dan menciptakan lapangan kerja.

Kenapa ikut-ikutan?
Ternyata, pesona Obama itu nggak cuma ada di Amrik sono, tapi banyak orang Indonesia yang juga kesengsem. Ada lho orang Indonesia ngefans sama Obama sampai-sampai bikin fans club-nya, bahkan ikutan ngedukung Obama jadi capres Amerika. Mereka juga ngajak-ngajak orang Indonesia untuk ngedukung capres keling alias berkulit hitam itu.

Malah, pesona Obama juga menular ke kalangan politisi muslim. Dalam sebuah acara dialog di sebuah stasiun televisi swasta, ada serombongan anak muda dari parpol Islam yang terinspirasi ama Obama. Ngaku sama-sama pengen punya pemimpin usia muda dan cinta perubahan. Pokoke, Obama jadi inspirator, weleh-weleh apa kekurangan idola muslim, akhi?

Orang Indonesia yang juga kesengsem ama Obama juga karena berharap pemerintah Amerika Serikat berubah sikap. Nggak melulu menekan dunia ketiga dan lebih friendly. Bahkan mereka berharap agar pemerintah AS nggak menyerang umat Islam, dan mau menciptakan perdamaian di Timur Tengah.

Selain itu, dukungan sebagian orang Indonesia pada Obama karena dia pernah besar tinggal di Jakarta. Yoi, Obama beberapa tahun pernah jadi amen alias anak Menteng. Gara-gara itu ada orang Indonesia yang pro-Obama. Aih-aih, nasionalis banget!

Sayang, orang-orang yang kepincut ama Obama nggak tahu atau lupa, bahwa sebenarnya Partai Demokrat dan Partai Republik setali tiga uang. Nggak ada bedanya. Malah, dalam soal sosial-budaya, Partai Demokrat itu lebih berbahaya. Dalam pidatonya di konvensi Partai Demokrat, Obama berjanji akan mendukung kaum homoseks. Ia juga akan mencabut larangan kaum gay menjadi tentara.

Antara Partai Demokrat dan Partai Republik emang ada sejumlah perbedaan. Partai Republik dikuasai oleh kaum fanatik Kristen. Malah keluarga Bush adalah pengikut aliran Evangelis yang terkenal fundamentalis. Kebijakan Partai Republik terkenal pro-agama, seperti anti aborsi dan homoseksual.
Oya, Partai Demokrat diisi oleh kaum liberal. Selain mendukung kaum gay, mereka juga mendukung praktik aborsi. Hal itu ternyata juga ada dalam kebijakan Barack Obama.

Soal menghadapi Islam, Obama nggak jauh beda ama Bush. Dalam kunjungannya ke Israel, ia udah menyatakan dukungannya terhadap keberadaan negara Yahudi itu. Nah, lu, apa yang begini mau jadi idola politisi muslim? Mikir, man!

Bangsa yang keok
Bro en Sis, kalo sekarang umat Islam – khususnya yang di Indonesia – begitu berharap pada seorang Barack Obama, itu adalah tanda-tanda bangsa yang keok en terjajah. Sampai-sampai harapan perubahan di negeri mereka aja digantungkan pada pemilihan kepala negara lain. Nggak pede amat, sih.

Sejatinya kita emang masih bangsa terjajah. Pengaruh dan kekuasaan Barat masih bercokol di tanah air. Kenaikan harga BBM dan kebijakan konversi minyak tanah ke gas, dan kenaikan harga gas yang gila-gilaan ternyata atas tekanan dari IMF (International Monetery Fund) (Kompas, 31/12). Udah begitu, sejak lama gas alam di negeri ini diobral murah kayak kacang goreng oleh pemerintah Megawati kepada bangsa Cina. Eh, bangsa ini manut aja kayak bebek kepada bangsa asing. Gawat!

Setiap kali pemilihan presiden di Amerika, semua mata tertuju ke sana. Itu adalah tanda Amerika dianggap sebagai pemimpin dunia. Karena, pergantian kepemimpinan di Amrik, dipercayai bakal mengubah arah dunia. Begitupula dengan pemilu presiden Amerika nanti. Dan Obama, salah satu kandidat presiden kuat yang diyakini sejumlah kalangan bakal memajukan Amerika – dan dunia.

Kasihan betul umat Islam, mereka seperti tidak punya pilihan. Mereka kudu menggantungkan harapan perubahan kepada bangsa lain, bahkan kepada seorang Obama. Padahal ada 1 miliar lebih orang beragama Islam di dunia ini. Masa’ sih nggak ada yang bisa mengubah nasib dunia Islam? Renungkanlah sobat!

Sebabnya ini terjadi karena lemahnya mental umat Islam. Lemahnya mental karena lemahnya iman. Tidak percaya bahwa seorang mukmin itu lebih mulia ketimbang siapapun. Firman Allah:”Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (TQS. Ali Imran [3]: 139)

Allah juga mengingatkan kita semua agar jangan tunduk kepada umat-umat lain, karena bakal menyesengsarakan diri sendiri. FirmanNya:“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” (TQS. Ali Imran [3]: 100)

So, wake up & rise! Bangun deh umat Islam. Jangan kebanyakan bobok! Saatnya mandiri, jangan bergantung kepada bangsa lain. Yakin deh Allah Ta’ala bakal ngasih bantuan dan pertolongan kalo kita percaya diri, dan pastinya percaya pada pertolongan Allah. Buktiin bahwa kita bisa mengulangi kejayaan yang udah dirintis oleh Rasulullah saw., para sahabat dan generasi terdahulu. Dulu dunia berada dalam genggaman kita, semua bangsa tunduk kepada kita. Sekarang kita kudu bangkit untuk mengambil kejayaan tersebut. Allah Swt. udah berjanji pada kita:”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhaiNya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”(TQS. an-Nur [24]: 55)

Gimana caranya? Bang Haji Rhoma Irama udah pernah ngasih nasihat pada kita; berjuang dan berkorban. “Pengorbanan takkan terelakkan/dalam setiap perjuangan.” Bener banget, Bang! Yuk, kita mulai deh cintai Islam, pahami ajarannya, dan amalkan dalam kehidupan. So, berjuang dan rela berkorban! [iwan januar]


by : dudung.net
Merengkuh Cinta dalam Buaian Pena
Oleh : Ali Margosim Chaniago/berbagai sumber


Buya HAMKA bertutur : “Tidakkah kau lihat langit biru dengan awan berarak disulam oleh burung-burung, amatlah indah. Atau engkau saksikan lereng bukit yang teramat indah. Atau taman bunga yang mekar beraneka warna dengan harum semerbak, teramat indah. Atau kau dengar suara jangkrik bersahutan, teramat indah. …Mengapa hati yang satu-satunya ini, kau biarkan merana tanpa gelora cinta kepadaNya?”

Ikhwah Fillah! Lihatlah lelaki yang satu ini. Sepanjang hari ia berdakwah. Dari pukul enam pagi hingga pukul enam sore. Tak lagi satu daerah yang ia sambangi, telah berkali-kali gurun pasir ia lalui. Sementara ia masih muda. Sejarah mencatat, umurnya belum genap 20 tahun. Bila malam tiba, malampun ia bagi menjadi tiga. Sepertiga untuk ibadah, sepertiga untuk MENULIS, dan sepertiga lagi untuk istirahat. Itulah dia Imam Syafi’I muda.

Ada ribuan ulama di muka bumi ini. Tapi, ulama yang satu ini benar-benar beda. Tanpa kenal siang dan malam, jari-jemarinya selalu menari bersama pena untuk mengangungkan TuhanNya, menyelamatkan aqidah umat, dan menjaga kehormatan umat. Bila anda bertanya,”Wahai Syaikh, haruskah kami sepertimu?”Dia akan menjawab,”Cukuplah seperti apa yang kau lihat!” Dan ia akan berpesan kepadamu,”Berlelah-lelahlah dalam kebajikan, karena dalam kelelahan itu ada kenikmatan yang sungguh nikmat.” Ulama yang satu ini ketika terbaring di rumah sakit, tiba-tiba datang seorang dokter dengan suara lantang mencegat beliau,”Wahai Pak Tua…, bukankah saya sudah melarang anda membaca buku. Anda harus tahu diri. Anda itu sakit.” Sang Syaikh ini tersenyum,”Terimaksih. Anda sudah mengingatkan saya bahwa saya sakit. Kalau tidak, saya bisa lupa bahwa saya sedang sakit. Begitulah saya mencintai buku. Buku adalah penghibur hidup saya…” Dengan sedikit angkuh, Si Dokter bertanya,”Emangnya, kau sudah membaca seberapa banyak buku?” ujarnya sembari melangkah keluar. “Alhamdulillah, saya baru membaca 20.000,00 jilid buku!” jawab si Syaikh tenang. Begitulah dia si Syaikh yang satu ini. Dia termasuk ulama termasyur sekaligus produktif dalam catatan sejarah dunia. Dia bernama Syaikh Ibnul Qayyium Al Jauziyah.

Ikhwah Fillah! Murid beliau bernama Syaikh Muhammad Al Ghozali, yang merupakan guru dari Syaikh Yusuf Qordawi, juga merupakan ulama dan penulis termasyur. Dalam suatu pengajian Syaikh Muhammad Al Ghozali berkata: Dalam hidup ini hanya ada dua pilihan. Pertama, menjadi bagian dalam menciptakan fikroh(Pemikiran). Kedua, dipaksa mengikuti fikroh.

Mari kita kupas satu persatu. Menjadi bagian dalam menciptakan fikroh. Sejarah mencatat, orang-orang yang terlibat dalam bagian ini, dialah yang dikenal sebagai motor sebuah Peradaban. Kenalkah kita dengan Karl Lar March dengan karyanya Das Capital. Buku ini adalah biang keladi munculnya system kapitalisme, dan zionisme oleh Israel di dunia ini. Dimana orang-orang eropa terobsesi untuk menjadi penjajah dengan tujuan utama mereka adalah Gold, Glory , dan Gospel. Dan zionisme Israel bercita-cita menjadi penguasa tunggal dunia dengan menjadikan amerika sebagai kaki tangannya.

Pernahkah kita mendengar kata ‘Samurai’. Ya, lebih tepatnya Novel Samurai. Di Jepang, novel ini menjadi bacaan wajib warga negaranya mulai dari anak-anak SD hingga tingkat Perguruan Tinggi. Dan yang mencengangkan lagi adalah Novel ini dikukuhkan sebagai kitab kedua setelah kitab agama Shinto. Dipaksa mengikuti fikroh. Ya, lebih dan kurang bisa kita amati langsung. Mulai dari media, baik media cetak maupun media elektronik.

Pemikiran-pemikiran mereka(Baca Yahudi dan nasrani) tiap hari menjadi santapan kaum muslimin. Dan , anehnya, kita hanya menjadi konsumer terbesar. Tidak mampu menjadi produser. Majalah Times, majalah forbes lebih diagung-agungkan oleh banyak kaum muslimin ketimbang majalah islam sendiri. Padahal, majalah itu tepatnya buat orang Amerika dan Eropa. Berbagai pemikiran kapitalisme, liberalisme, dan sekulerisme lebih dominan di benak kaum muslimin daripada konsep pemikiran islami dalam dirinya.

Saudaraku, kenyataannya memang begitu, kaum muslimin menjadi pengikut setia pemikiran orang lain. Kita menjadi pengikut trend dan mode orang lain. Hal ini perlu menjadi renungan kita semua.

Ikhwah Fillah! Meneropong ke masa lalu. Kejayaan islam dulunya ditandai dengan berkembang pesatnya berbagai keilmuan kaum muslimin. Sehinga kita kenal sangat banyak ilmuwan muslim dengan berbagai disiplin ilmu. Seperti Ibnu Zina, Innaribayan, Ibnu Rusyid, Ibnu khaldun, Ibnu Rayhan, dkk. Satu catatan penting adalah mereka semua adalah MENULIS. Di zaman khalifah Ar rasyid, Khalifah Al makmun dan beberapa periode setelah khalifah Al makmun. Para penulis sangat dihormati. Berat sebuah buku apa saja dihargai dengan berat emas. Sekarang??? He hehe, Fee untuk penulis professional 15 persen dari harga buku. Sudah lumayan!

Ikhwah Fillah! Mari kita menulis seperti Syaikh Ibnul Qoyyum Al Jauziyah menulis. Menulis untuk mengangungkan Allah SWT, menyelamatkan aqidah umat, dan menjaga kehormatan umat. Bila kita yakin dan istiqomah dengan prinsip diatas, tidaklah perlu kita khawatir dengan penghidupan dunia kita. Sejarah mencatat, belum ada penulis yang miskin di dunia ini. Mereka hidup serba berkecukupan, karena Allah menjamin rezki orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Mereka adalah orang terkaya, Orang yang kaya ilmu, yang selalu menyumbangkan ilmu tanpa habis-habisnya.

{Tiga orang yang selalu mendapatkan pertolongan Allah tiada henti-hentinya adalah mujahid yang membela agama Allah, PENULIS yang mencerahkan, dan pemuda yang menyegerakan menikah untuk menjaga kehormatan diri.} (HR Ahmad)

Wahai para penerus Syaikh Ibnul Qoyyum Al Jauziyah, Syaikh Ibnu Taimiyah, Syaikh Muhammad Al Ghozali, Syaikh Yusuf Qardawi, Syaikh Hasan Al Banna, Said Quthb, Buya HAMKA, M Natsir…, teruslah melangkah dalam barisan dakwah hingga titik darah penghabisanmu. Mari kita bersama MERENGKUH CINTA DALAM BUAIAN PENA AL HUB FILLAH WA LILLAH


dikutip dari : dudung.net
Indahnya Cinta dan Rahasia Ilahi
Kisah nyata dari “Buku Indahnya Berbisnis dengan Tuhan”

Duapuluh tahun yang lalu, tepatnya tahun 1986 Penulis berhenti sekolah dasar karena tidak ada biaya. Tahun 1987 merantau ke Jakarta dengan terlebih dahulu menjadi kuli panggul singkong untuk ongkos perjalanannya. Lalu berjalan kaki sejauh 25 km di jalan setapak yang curam untuk mencapai jalan aspal karena tidak cukup uang untuk naik ojek. Sampai di kota metropolitan, penulis menjadi kernet jahit. Setiap malam tidur beralaskan bahan levis dan terkadang tidur di atas mesin obras. Ruangannya sangat sempit, bau, panas dan pengap. Tiga bulan kemudian terdampar di sebuah Panti Asuhan selama enam tahun. Subhanallah... betapa dahsyatnya rahasia-Mu.

Ujian semakin terasa berat ketika tahun 1995. Saat itu ayah penulis sakit reumatik kronis dan TBC berat. Sungguh penulis sangat sedih karena tidak mampu membiayainya di Rumah Sakit. Tiga tahun kemudian ayah meninggal dunia dalam usia sangat muda (43 tahun). Ayah wafat meninggalkan empat anak yang masih bersekolah. Akhirnya semua tanggung jawab ayah berpindah ke pundak penulis sebagai anak laki-laki tertua. Subhanallah... Cobaan dan ujian ini kadang terasa sangat berat. Pada saat itu penulis belum tahu bahwa perjalanan takdir itu akan menjadi pintu karunia terbesar dalam hidup ini. Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.



“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”. (QS. Al-Hadid (57):22)

Perjalanan takdir hidup ini terus melaju menuju terminal- nya. Walau terasa sangat berat dengan kerikil dan duri kehidupan yang berliku. Namun tiada sungai yang tidak berhulu. Penulis sangat yakin dengan janji Allah “Bahwa setelah kesusahan pasti ada kemudahan dan bersama kesusahan pasti disertai kemudahan yang lain”. (QS.Al-Insyiroh (94):5-8). Janji Allah ini benar-benar telah penulis temukan dan rasakan dalam banyak kenikmatan hidup. Salah satunya adalah kemudahan hadirnya buku ini kehadapan pembaca sekalian.

Sesungguhnya, inspirasi buku ini berawal dari kisah ajaib perjalanan takdir penulis untuk bisa belajar di Annajah (dulu Darunnajah) Jakarta. Walau anak kampung yang sangat udik tetapi atas kerja keras, bimbingan guru, do’a dan anugerah-Nya penulis selalu berada di ranking tiga besar. Hidup di panti asuhan tidak menjadi kendala untuk bangkit dan menjemput prestasi. Sehingga berkat prestasi dan do’a orang tua pada tahun 1993 penulis dapat meraih tiket beasiswa ke Negara Kuwait. Sungguh karunia Allah SWT yang sangat besar. Dan setelah penulis berada di Kuwait, nikmat demi nikmat terus mengalir bak air terjun yang terus mengisi garis takdir kehidupan penulis.

Diusia 19 tahun penulis dianugerahi kesempatan study banding ke negara-negara ASEAN. Tujuan utamanya adalah untuk mengadakan seminar, kemping dan bertemu dengan tokoh, ulama, dan orang-orang sholeh. Di negeri jiran ini penulis bertemu dengan Abu Urwah penulis buku terkemuka, pimpinan Jama’ah Islah Malaysia (JIM). Ia adalah tokoh oposisi dan reformasi paling vokal menyuarakan keadilan dan kebenaran. Ia sudah berkali-kali dijebloskan ke penjara karena dianggap subersive namun tetap sabar dan istikomah dalam membela keadilan dan hak-hak demokrasi rakyat malaysia. Berkat kegigihannya, saat ini Abu Urwah bersama putri Dr. Anwar Ibrahim dipilih rakyatnya untuk berjuang di kursi Parlemen Malaysia. Penulis sangat senang dapat bertemu dan berdiskusi dengannya. Penulis berharap dunia ini memiliki banyak tokoh reformis yang gigih membela keadilan seperti beliau.

Di Kuala Lumpur Penulis juga bertemu dengan direksi Bank Islam Malaysia (BIM). Ia mengisahkan bahwa berdirinya BIM ini penuh dengan perjuangan dan tantangan yang sangat besar, baik dari kalangan Muslim atau non Muslim, baik instansi pemerintahan ataupun non pemerintahan. Bank dengan sistem bagi hasil ini semula sangat diragukan banyak orang akan kemampuannya. Namun, waktu membuktikan, kalau bank ini kini menjadi bank tercepat perkembangannya dan terbaik dalam berbagi keuntungannya. Perjalanan tersebut juga menambah keyakinan Penulis, bahwa siapapun yang komitmen dengan syariah, Allah akan memberikan pertolongan dan keuntungan, baik di dunia serta akhiratnya.

Inspirasi buku ini juga banyak dipengaruhi oleh pertemuan dan persahabatan penulis dengan pelajar internasional dan guru serta ulama di Qurtubah Kuwait. Penulis masih teringat dan terbayang dengan wajah ceria teman-teman yang pernah satu kamar di Asrama. Mereka adalah Islam Karimove dari Rusia, Umar Bigovice dari Bosnia, Abdul Azis Yonoo dari Thailand, Khairuddin dari Pilipina, Fhation dari Al-Bania, Muchtar dari Maurusius, Mohammad Dzorif dari Singapura, Nirsyad dari Uzbekistan, Abdul Basyir dari Negeria, dll. Mereka adalah sahabat penulis yang cerdas, santun, religious dan peduli. Mereka telah banyak memberikan kontribusi positif kepada penulis. Semoga Allah menjadikan mereka pemimpin yang sukses dan mampu mengantarkan negaranya menuju kehidupan yang lebih adil, aman, sejahtera dan diridhoi Allah SWT.

Sungguh beruntung mantan tukang kuli panggul singkong ini, karena bisa bertemu dan bersahabat dengan kontributor ummat di belahan dunia. Nikmat lain yang selalu berkesan dalam persahabatan ini adalah ketika penulis dipertemukan Allah dengan ulama dan panglima mujahid Afghanistan. Ia bernama syeikh Abdurrozak. Sosok lelaki yang tangguh dan sabar dalam mengusir dan mengahancurkan penjajah Uni Soviet selama 9 tahun. Ia seorang ulama alumni sebuah Universitas terkenal di Mesir. Ia hafal 30 juz Al-Qur’an dengan baik. Padahal, jalan kehidupannya dulu begitu berliku! Dimasa muda, ia ketua geng Mafia. Namun, kemudian ia disadarkan oleh seorang hafizah mahasiswi Al-Azhar yang akan diperkosanya semasa ia jahil.

Ajaibnya, 9 tahun kemudian Allah mentakdirkan wanita yang akan ia perkosa itu menjadi istri yang kini sangat dicintainya. Padahal, prosesnya bukan ia yang mencari calon itu, tapi orang lain. Kisah ini, menjadikan Penulis bertambah yakin akan nyatanya hidayah dan pertolongan Allah SWT. Pertolongan Allah akan diberikan kepada siapa saja dan di mana saja. Karena Allah benar-benar sangat berkuasa menganugerahkan karunia apa pun sesuai dengan kehendak-Nya.

Maha suci Allah yang Maha Kaya Raya dan Maha Kuasa.Setelah enam tahun penulis menikmati beasiswa di negara metro dollar Kuwait, tahun 1998 penulis mendapat dana beasiswa belajar di FISIP Hubungan Internasional di Jakarta. Lalu tahun 2004 menjadi Direktur Utama di sebuah perusahaan swasta nasional.

Dua tahun kemudian penulis bertemu dengan mantan pemulung yang mampu menjadi miliyarder dalam tiga tahun. Ia akhirnya menjadi sahabat karib dan menjadi salah satu inspirator terbesar untuk menulis buku yang ada dalam genggaman pembaca sekalian. Tentunya, kisah dan kiat sukses mantan pemulung dalam buku ini akan menjadi energi positif bagi kita untuk bangkit, bergerak, dan beramal menjadi manusia yang lebih optimis, bermanfaat dan lebih bermartabat.

Subhanallah... benar-benar nikmat yang sangat besar. Sungguh penulis sangat bersyukur dengan anugerah takdir ini. Walau kadang di hati kecil ini masih ada pertanyaan “Mengapa mesti penulis yang mendapatkan nikmat luar biasa ini?”. Seorang “Wong nDeso”, anak petani miskin dari Kampung mariuk, Jampang, Sukabumi yang masih jauh dari peradaban modern.

Subhaanallah... wal-hamdulillah... walaa ilaha illallah wallahu akbar... Atas karunia-Nya ini penulis selalu meyakini bahwa di dunia ini tidak ada yang mustahil. Walau Penulis sadar bahwa takdir kesuksesan dan kebahagiaan tidak akan dapat diraih dengan gratis. Tetapi semuanya harus dibayar dengan tekad yang bulat, niat yang ikhlas, usaha yang maksimal dan keberanian mengambil resiko. Hal ini senada dengan yang dikatakan Vincent Van Gogh “Great things are not something accidental, but must certainly be willed,” (Kesuksesan besar tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan hasrat yang benar-benar diingini).

Penulis bersyukur dengan keajaiban dan anugerah Allah yang selalu menyertai setiap langkah menuju perjalanan takdir ini. Pertemuan demi pertemuan dengan orang-orang sholeh membuat hati ini semakin yakin, bahwa yang mampu mengangkat The Secret (rahasia) dalam hidup ini bukan hanya Rhonda Byrne, tapi siapapun kita, akan mampu membuka tabir rahasia hidup dan keajaiban Allah SWT. Semoga rahasia dan keajaiban Allah yang telah penulis temukan dan Anda rasakan, akan menjadi inspirasi jitu untuk kehidupan kita, ummat dan bangsa ini menuju takdir yang lebih baik dan penuh makna. Bisa!!!

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah (ilmu dan hikmah). Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS.Luqman (31): 27)


“Hidup ini adalah sebuah spektrum perjalanan yang panjang. Hidup di dunia ini diawali dengan kelahiran dan diakhiri dengan kematian. Terminal akhir dari kehidupan adalah untuk bertemu dengan Tuhan di syurga-Nya”.

Jangan Takut dan Jangan Bersedih!
Semua manusia sangat layak dan berhak mendapat apa yang mereka inginkan. Namun kita harus ingat bahwa dalam mewujudkan apapun yang kita inginkan, sesungguhnya dibutuhkan keyakinan, pengorbanan, kesungguhan dan ketekunan. Pada prosesnya kita akan menemukan kenyataan yang tidak mulus, bahkan mungkin akan terasa pahit, membosankan dan melelahkan. Namun apapun tantangan dan problematikanya, maka nikmatilah hidup ini dengan tenang dan senang. Karena Allah tidak akan pernah memberikan beban apapun kepada kita, melebihi kapasitas kemampuan kita. Segera bangkit dan bergerak untuk beramal yang terbaik untuk kehidupan dan masa depan kita.

“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.”
(QS. Al-Baqarah (2): 286).

Berbisnis dengan Tuhan insya Allah akan menjadikan pribadi yang selalu yakin dan optimis dalam menjemput sukses dunia akhirat. Kekuatannya akan senantiasa setia menemani kita, sampai tiba di terminal keinginan yang kita dambakan. Enjoy the Beauty of Trading With Allah in Your Life! Salam Dahsyat!

Selasa, 29 Juli 2008

assalamu'alaikum........
thanx buat siapapun yang uda browse blog ini....
keep ukhuwah okay....
Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]
Glitter Photos
[Glitterfy.com - *Glitter Photos*]

i know i can!!!!!!!!!!!!!

Iman berarti myakini dg hti,mngikrarkan dg lisan,mngamalkn dg prbuatan.Inilah konsep awal kesuksesan.
1.Hati. Yg prtama hrus kita yakinkan adalah hti,yakini bhw qt psti bsa,yeah,I know I can!tp,yakini jg bhw bkn hnya qt yg bsa mlakukanx,ada org lain yg mgkn jg bs mlakukan apa yg qt lakukan,maka,persaingan mnjadi suatu hal yg mutlak terjadi saat qt mnginginkan sesuatu,jgn tkt dg prsaingan krn qt sdg bersaing utk mnang!
2.Lisan. Langkah slnjutx utk maju adalah qt ikrarkn dg lisan,,I promise,,I can do it,,dan. .perlu ksungguhan dlm berikrar,krn ini harus ada pmbuktianx. .kalo tahapan kaidah2 sosial,,hti adalah gagasan,,kmudian Lisan adalah tahap pmbentukn norma,,maka,,apa yg sdg qt bntuk mlalui institusi diri ini hrus berISI,,ikrar lisan sbg pnyemangat dan pdoman diri,utk mncapai sukses!
3.Perbuatan(amal). Inilah part plg penting pd pncapaian kesuksesan,,stelah qt yakin qt bs,kmudian qt berpedoman pd ikrar lisan,,maka kmudian,,I'LL Prove it!,,qt buktikn ksungguhn qt lwat budaya nyata yg akn mbentuk pola kesuksesan yg telah qt rncanakn,,ingatlah ALLAH tdk akn mberi pd qt kcuali sesuai dg apa yg qt usahakn,,jelas tertulis dlm al-qur'an,,sesuai dg konsep fska,,aksi=reaksi,,maka usaha qt harus sbnding dg cita2 qt,,yeah. . .yakini,ikrarkn,dan buktikan bhw qt bisa!SEMANGAT,,dan tentu,iman sbg kyakinan akn kmampuan diri pun hrs sbndg dg iman sbg pdoman hdup,,krn sukses bkn hny hrs qt dapati di dunia,tp jg di akhirat!
Let's say it:I know I can,I promise I can do it,n I'LL prove it!BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

dia yang sering kita lupakan....

Mungkin qt tau,dan pasti tau,ada dia yg brjuang demi peradaban dunia,agar terjauh dr kehinaan,segala kebodohan,dia yang dinistakan oleh kaumnya,dicaci karna pemikirannya,yang dicibir dan diludahi setiap hari,dia yang mengikat perutnya dengan batu untuk menahan lapar hingga tubuhnya yang suci bak hanya terbalut kulit dan tulang,dia yang menaikkan derajat wanita yang dulunya dihinakan,dari yang dianggap aib oleh org tuanya hingga melahirkan generasi2 wanita yang berpengaruh bg dunia,dia yang menjadi panutan bagi ummatnya,yang dicintai sahabatnya,yang menjadikan Arab yang terpuruk menjadi peradaban maju hingga membuat iri peradaban dunia lainnya,yang membawa tombak islam hingga ke Spanyol,menjadi raja dari semua pedoman hidup manusia,membawa mukjizat yang menjawab semua persoalan dunia,
dia,,kekasih ALLAH,yang sering kita lupakan sunnahnya,kita abaikan akhlaknya,kita bahkan kelu untuk mengucap shalawat bginya,rugi rasanya waktu 5 menit untuk mngirim shalawat pdnya sedangkan 1 jam tidaklah cukup untuk menyenandungkan lagu2 pujian terhadap dunia yang melenakan qt shingga melupakannya,,
dia. . .yang bahkan diakhir hidupnya masih memikirkan kita,ummati,ummati ya ALLAH,dia yang memohon agar penderitaan sakaratul maut ummatnya dibebankan padanya,yang akhirny ALLAH kbulkan dan dia menanggungnya,,menanggung setengah kesakitan sakaratul maut ummat manusia di saat kematiannya,dia,yang terlupa. . .adakah kita malu karna kealpaan kita terhadapnya?
Allahumma shalli 'ala muhammad,wa 'ala alih. .
Kembali

kala cinta menggoda

Hal hal yg musti diingat saat si virus merah jambu ni menghadang qt adalah. .
>stiap org pasti pnya ktertarikn pd lwn jenisx,,ini mnusiawi,,fitrah,,sXgus anugerah. .jd musti dsyukuri
>tp. .gjolak ni musti diatur lhow. .coz kl gx,,nti yg ada qt bakal dperbudak gjolak jwa. .jd merana dah,,angan angaaaannn melulu.innan nafsa la ammaaratun bis-suu illa maa rahima rabbiy.sSungguhx nafsu itu sllu mgajak kpd kjhtn kcwli nfsu2 yg dberi rahmat oleh ALLAH. .
>kl qt jtuh cnta pd si dia n mngharapkn balasanx maka saat itu sbgian akal n logika qt ilang..byk prtmbgn akal sehat jd ngadat.mogok kerja.gmana nggak,,org yg kepikir tu yg baik2x z dr dia. .yg jelekx lewat dah . .
>dulu,wktu ngejar2 dia. .wah kyx mata qt uda buta dah ampe2 smua yg diliat jd mirip dia,,liat nasi ingt dia,,liat motor ingt dia,,liat cermin pun smpe2 bygn yg ada jd dia. .buset dah. .pokox qt kyx uda mati2an bgt dah bt ngdapetin dia,,tp eh pas uda dpt. .ko bosen y lama2. .:-(
>ingt lho. .ga semua yg qt ingin musti trpenuhi. .trkadang qt dprtmukn dgn byk pilihan,,kl ga dpt dia,,msh ada ko yg lain. .plis dah!buka mata lebar2. .d dunia ni ga cuma dia seorang. .
>ga smua yg qt anggp baik tu mnurut ALLAH baik,,ga smua yg qt anggap jelek tu jelek,,jgn terburu nafsu,,buru2 ngegebet dia. .padahal blum tentu dia baik bt qt. .plis dah. .tnang z. .jgn buru2. .jgn kejar2n ama nafsu. .kl uda jodoh juga nti dtg ndiri. .
>nah. .kl uda nyampe dpuncak cinta. .yaitu prnikahan. .ingt. .puncak masalah prnikahan tu bkn "siapa pasangan qt" tp. .gmn qt bsa survive dg rmh tngga qt,syppun pasangan qt. .
Nah. . .ingt y. .cnta tu memang fitrah,,tp jgn jdkan alasan utk mnikmati cnta sblm wktux. .jgn lupa ALLAH,,jgn lupa bts2 larangan ALLAH ats hubgn antr lwn jenis,,jtuh cntalah krn ALLAH,,krn kasih sygx akn mluruh ke dlm jwa. .ok. !
o_Ov
Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]

Kamis, 24 Juli 2008

"iKhWaN ApA BaKwAn?"oH...iKhWaNaPa bEdAnYa dEnGaN sI mArWAn..Si ALi,,Si pAiJo,,,AtAu Si iWaN...oH TeRnYaTa cUmA sEbUtAn...
Oh...iKhWaNwaLAuPuN tIdAk rUpAwAn...ALiAs mOdAl tAmPaNg pAs-pAsAn...TeTeP AjA tEbAr sEnYuMaN..
oH...iKhWanGaYaNya SiH BiSA kEtEbAk dAN kELIaTAn..JenGgoT MELamBAi,,BaJu kOkO,,daN SeNdAL JePiT UsAnG..sEsEkALi KoMaT-KaMiT sAmbIL jALan..
Oh...iKhWaNnYaRiNyA SuSaH SuSAH GaMpAnG...kaDaNg Di MaSjId,,kAmPuS Or sEkOLAhAn..mUnGkIn jUgA LaGi NyArI SaMpInGaN..nGgAk tAuNyA BuAt bIaYa wAlImAhAn :)
OH...IkHwAnnGoMoNgInNyA MaSaLaH AkSi dAn kePaRtAiAn..JuGa LiQo'An DaN HaPaLan..KaTa oRaNg "G aDa bAhAsAn yAnG LAiN,,wAn?"
Oh...IkHwAnAnhNyA KaLo LaGi JaLaN..nGuKUrIN tAnAh ApA NgItUng LaNtAi sIh,wAn?Oh...tErNyAtA dIa jAgA pAnDaNgAn..!!
oH...IkHwAnLuCuNyA KaLo aKhWaT sedAnG BeRpApAsAn...LaNgSuNg mInGgIr!!AcUh tAk aCuH KaYa MuSuHaN...(guBrAk!!!paN TuH,WaN?)eh...DiA JaTuH,,kAgk nGeLiaT AdA SELoKAn :D
oH...IkHwAn,,ApA SeMuAnYa begItU,wAn?AdA gak yAnG MaSiH tEbAr pEsOnA DaN JeLaLaTan?BERaRtI ItU BuKaN IkHwAn..?!!!?nAh,,PaRa aKhWaT...hAtI2..MuNgKiN dIa nYaRi pAsAnGaN..!!!